Gamers Anti Sosial? Emang Bener?

Diah Mawarni diah.mawarni.2301216@students.um.ac.id

Makin banyak orang yang kenal gamers pasti hal ini bakal perlahan hilang. Banyak kok buktinya kalau mereka bisa tetap bersosialisasi dengan yang lainnya. Malah mereka bisa lebih intens dalam berbincang karena komunikasinya tidak terhalang oleh batasan ruang dan juga waktu. Batasan yang muncul tidak mengurangi rasa kepekaan mereka terhadap sesama. Jiwa sosial yang tertanam dalam diri tiap individu akan senantiasa aktif di berbagai situasi. Mereka bahkan mampu membentuk solidaritas antar sesama gamers hanya berlandaskan kesamaan hobi. Hal ini bahkan menjalar hingga situasi di luar game juga.

Solidaritas virtual yang terbentuk ternyata berhasil menyatukan ide untuk membuat komunitas gamers tetap berguna bagi lingkungannya. Solidaritas ini menunjukkan bahwa tiap individu dapat terhubung, berinteraksi, dan berkolaborasi dalam lingkungan virtual. Bebagai bentuk program kemanusiaan juga telah dijalankan berkat komunitas game ini mulai dari open donasi yang dihimpun oleh komunitas streamer gaming, program komunitas esports yakni Posko EVOS HOPE, hingga berbagai turnamen amal dilaksanakan untuk membantu orang yang membutukan dan korban bencana alam di sekitar. Masih bilang gamers itu ansos? Yuk kenalan duluu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *