Memperkenalkan Lempah Kuning: Kontribusi Potensi Ekonomi Daerah dan Daya Tarik Pariwisata Bangka Belitung Serta Peran Pemerintah

Zharifah Maulidina

zharifahmaulidina@gmail.com

Abstrak Lempah Kuning adalah salah satu kuliner di Bangka Belitung, yang menjadi daya tarik baru dan berkontribusi untuk meningkatkan potensi ekonomi daerah menjadi signifikan serta peran pemerintah dalam mengelola potensi ekonomi dan wisata di Bangka Belitung. Dengan adanya bahwa Lempah Kuning memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah seperti meningkatkan penghasilan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta investasi dibidang kuliner dan wisata. Selain itu, Lempah Kuning dapat menjadi daya tarik kuliner untuk menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara. Peran pemerintah dalam mengelola Lempah Kuning sangat penting untuk menjaga kelestarian budaya dan memastikan keberlanjutan manfaat ekonominya bagi masyarakat lokal.

Catatan
Warna ⇒ menjelaskan tema utama

Warna ⇒ menjelaskan kondisi yang sekarang

Warna ⇒ menjelaskan ringkasan tulisan yang kita buat

(RP 1) Pengertian Wisata

Wisata di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti bepergian secara bersama-sama untuk memperluas pengetahuan, sedangkan berdasarkan undang – undang pemerintah nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan wisata  adalah  sebuah perjalanan  yang  selalu dilakukan oleh  seseorang  atau  kelompok  orang dengan  tujuan untuk mengunjungi  suatu tempat  tertentu dengan bertujuan  untuk rekreasi,  pengembangan pribadi,  atau  mempelajari  daya  tarik wisata  yang  dikunjunginya  dalam  jangka waktu  sementara.

(RP 2) Peran Pemerintah Dalam Mempromosikan Kuliner dan Wisata

Hal yang dapat dilakukan pemerintah dalam mempromosikan kuliner dan wisata di Bangka Belitung adalah sebagai berikut : 

  1. Menyediakan pusat lokasi usaha kuliner.
  2. Memberikan pelatihan pemandu wisata.
  3. Pemerintah membuat profil sebuah hidangan yang disajikan.
  4. Pemerintah memberikan pelatihan untuk meningkatkan usaha dibidang kuliner. 
  5. Mendirikan dan memperbaiki infrastruktur secara merata seperti, akses untuk menuju tempat wisata, penginapan atau villa maupun akses transportasi. 
  6. Pemerintah mengadakan paket wisata, melakukan promosi melalui media cetak maupun digital.
  7. Pemerintah melakukan pengawasan langsung dalam pengelolaan objek wisata agar terhindar dari praktik korupsi yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab. 

(RP 3) Wisata Alam di Bangka Belitung 

Wisata alam di Bangka Belitung terdiri dari Wisata Air Panas Pemali, Air Terjun Sadap, Air Terjun Marsilla, Danau Hijau dan Pemandian Alami, Pantai Bukit Berahu, Pantai Burung Mandi, Pantai Matras, Pantai Nyiur Melambai, Pantai Parai Tenggiri, Pantai Pasir Kuning, Pantai Pasir Padi, Pantai Penyak, Pantai Romodhong, Pantai Serdang, Pantai Tanjung Kalian, Pantai Batu Bedaun, Pantai Teluk Uber, Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Labu, Pantai Tanjung Langka, Pantai Tanjung Pendam, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Tanjung Tinggi, Pantai Tanjung Ular, Pantai Tanjung Penyusuk, Pantai Teluk Uber, dan Pantai Tikus, Wisata Pulau Burung, Pulau Nanas, Pulau Putri, Pulau Lampu, Pulau Lengkuas.

(RP 4) Wisata Sejarah dan Budaya di Bangka Belitung

Nirak Nanggok, Upacara Lesong Panjang, Upacara Adat Sijuk, Upacara Buang jong, Rebo Kasan, Seintu Sedulang, Nganggung dan Perang Ketupat. Bendungan Pice, Masjid Al-Ikhlas, Mercusuar Tanjung Kalian, Museum Badau, Masjid Timah, Museum Tanjung Pandan, Museum Timah, Pha Kak Liang, Klenteng Kwan Tie Miaw, Majid Jamik, Rumah Pesanggrahan Menumbing dan Wisma Ranggam sebagai tempat pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta pada zaman revolusi, dan Vihara Dewi Kwan Im. 

(RP 5) Kontribusi Kuliner Daerah Dalam Meningkatkan Potensi Ekonomi Daerah dan Daya Tarik Wisata

Bangka Belitung memiliki daya tarik wisata menarik dan unik untuk dikunjungi, mulai dari alamnya, budaya dari berbagai suku dan etnik, sejarah, dan lain-lain. Pada tahun 2018 lalu, Kepulauan Bangka Belitung mampu menarik wisatawan sebanyak 2.072.023 orang, dengan 31.685 orang dari mancanegara dan 2.040.338 orang dari Nusantara. 

Dari kuliner inilah dapat menjadi usaha yang memberikan penghasilan bagi masyarakat di Bangka Belitung. Semakin bertambah  jumlah wisatawan yang datang dapat meningkatkan investasi di bidang pariwisata yang menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha contohnya di bidang kuliner dan oleh – oleh salah satunya kuliner lempah kuning yang dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan devisa negara dan ekonomi daerah.

(RP 6) Peran Pemerintah Dalam Pembangunan Daerah 

Terdapat 4 peran pemerintah daerah dalam proses pembangunan ekonomi daerah yaitu sebagai berikut 

  1. Entrepreneur 

Pemerintah bertanggung jawab penuh dalam menjalankan  suatu  usaha  bisnis.

  1. Koordinator

Pemerintah menetapkan atau  mengusulkan  strategi – strategi  untuk proses pembangunan  di daerahnya. 

  1. Fasilitator 

Pemerintah  daerah  sebagai fasilitator wajib  mempercepat proses pembangunan  contohnya dengan perbaikan lingkungan  attitudinal sesuai  daerah masing – masing. 

  1. Stimulator

Pemerintah  harus menstimulasi dalam hal penciptaan dan pengembangan usaha   melalui  tindakan – tindakan   khusus   yang mempengaruhi.

(RP 7) Tokoh Sejarah Penting Di Bangka Belitung

  • Depati Amir 

Depati Amir adalah anak dari Depati Bahrin dan kakak dari Depati Hamzah. Jiwa semangat Depati Amir dalam melawan penjajah terkenal ke seluruh Bangka. 

  • Depati Hamzah

Depati Hamzah adalah anak dari Depati Bahrin dan adik dari Depati Amir. Depati Amir dan Depati Hamzah memiliki kesamaan dalam berjuang melawan Belanda seperti yang dilakukan oleh ayahnya Depati Bahrin. Keduanya memiliki jiwa kepemimpinan yang baik yaitu sifat yang tegas, cerdas, cakap serta berani. 

Daftar Pustaka : 

Indra, F., Juliana, J., & Sitorus, N. B. (2021). Identifikasi Potensi Wisata Kuliner Di Kota Pangkalpinang. Jurnal Pariwisata Pesona, 6(2), 126-134.

Siwu, H. F. D. (2019). Strategi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah. Jurnal Pembangunan Ekonomi Dan Keuangan Daerah, 18(6).

II, B., & DI MAKAM, K. P. W. K. 2.1. Wisata Keagamaan 2.1. 1. Pengertian Wisata Keagamaan.

Sari, D. M. (2015). Partisipasi Masyarakat Dalam Mengambangkan Sarana Prasarana Kawasan Desa Wisata Borobudur. Modul, 15(2), 133-140.

Soyusiawaty, D., Umar, R., & Mantofani, R. (2007). Sistem Informasi Geografis Objek Wisata Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Berbasis Web. In Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI).

Jutria, J., & Sukardi, S. (2019). KIPRAH DEPATI AMIR (PAHLAWAN NASIONAL BANGKA BELITUNG) MELAWAN BELANDA DARI TAHUN 1830-1851 MASEHI SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 1 LEPAR PONGOK. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 5(2), 118-125.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *