PEMAHAMAN TENTANG DUNIA FASHION DAN BISNIS BRAND FASHION

Yelwan Kisfiar Eka Putra, yelwan.kisfiar.2301216@students.um.ac.id

Abstrak Dunia fashion dan bisnis brand fashion telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat modern. Fashion tidak hanya berfokus pada pakaian dan aksesoris, tetapi juga berfungsi sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan identitas pribadi. Di era globalisasi ekonomi dan media, industri baru seperti industri pusat perbelanjaan, fashion, real estate, dan  hiburan terus berkembang. Setelah itu berkembanglah gaya hidup yang menjadi acuan masyarakat, apakah baik atau buruk, modern atau kuno. Kapitalisme  mempengaruhi laki-laki dan perempuan, mengendalikan simbol-simbol agama dan mengkomodifikasi nya. Fashion dan gaya hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penampilan dan gaya sehari-hari.

(RP1) Pandangan Mendalam tentang Industri Fashion

Jika dicermati industri fashion menunjukkan bahwa industri telah mengalami perubahan signifikan sejak Revolusi Industri pada abad ke-19. Produksi pakaian yang masif dan cepat telah memungkinkan masyarakat modern untuk memenuhi kebutuhan fashionnya dengan mudah dan cepat. Namun perkembangan ini juga disertai dengan permasalahan seperti pemborosan dan konsumsi  berlebihan. Industri fashion berupaya memecahkan masalah ini dengan memperkenalkan prinsip-prinsip keberlanjutan dan etika dalam produksi dan distribusi produk. 

Penggunaan teknologi dan media sosial  mempengaruhi cara masyarakat memahami dan mengikuti tren mode. Konsumen kini mempunyai kemudahan akses terhadap informasi dan produk fashion dari berbagai sumber, sehingga memungkinkan mereka menentukan pilihan gaya hidup yang sesuai dengan seleranya. Industri ini juga  berupaya  meningkatkan kualitas dan keberlanjutan produknya dengan menggunakan bahan yang lebih ramah lingkungan dan metode produksi yang lebih etis.

(RP2) Penetrasi Dunia Fashion dan Strategi Branding

Penetrasi  fashion dan strategi merek adalah dua konsep yang terkait dengan bisnis fashion. Penetrasi pasar dalam konteks bisnis fashion berarti memasuki pasar dengan produk yang tepat dan harga yang kompetitif. Strategi merek, di sisi lain, adalah pengembangan dan pengelolaan citra  merek agar merek tersebut lebih dikenal dan populer di kalangan konsumen. Dalam bisnis fashion, penetrasi pasar dan strategi merek sangat penting untuk meningkatkan kesadaran merek dan meningkatkan penjualan. 

Strategi penetapan harga yang tepat dapat memfasilitasi masuknya pasar dan mendorong konsumen untuk membeli produk berdasarkan keterjangkauan. Strategi merek yang sukses dalam bisnis fashion mencakup misi merek, janji pelanggan, dan metode komunikasi. Misalnya saja Dobujack, menerapkan strategi merek yang efektif dengan mengembangkan produk yang relevan dan meningkatkan eksposur melalui platform digital seperti Ecommerce. Strategi ini membantu meningkatkan kesadaran merek dan meningkatkan penjualan produk.

(RP3) Memahami Dinamika Bisnis dan Kreativitas dalam Industri Mode

Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi dinamika bisnis dan kreativitas dalam industri mode:

  • Transformasi produksi: Teknologi seperti manufaktur berbasis digital, pencetakan 3D, dan robotika  mengubah cara pembuatan pakaian dan tekstil, meningkatkan efisiensi, mengurangi limbah, dan menciptakan produk yang lebih personal. 
  • Dampak e-commerce: Pertumbuhan e-commerce  mengubah lanskap penjualan produk tekstil dan fashion, meningkatkan akses terhadap merek di seluruh dunia dan meningkatkan kemampuan konsumen dalam memilih produk yang sesuai dengan selera mereka. 
  • inovasi: Kreativitas dan inovasi adalah dua kata kunci terpenting untuk pengembangan lebih lanjut industri fashion. Perusahaan fashion harus menghadapi persaingan global yang tidak lagi hanya berfokus pada kualitas produk, tetapi juga  kreativitas dan inovasi dalam desain, produksi, dan pemasaran . 
  • Manajemen Bisnis Mode: Manajemen Bisnis Mode melibatkan serangkaian upaya dan pencapaian yang bertujuan untuk menjadikan bisnis mode sukses dalam jangka panjang. Manajemen bisnis fashion bertanggung jawab untuk mengelola semua aspek  siklus hidup produk dalam industri yang dinamis ini, termasuk pengembangan strategi, organisasi, implementasi, dan manajemen.

(RP4) Analisis Terperinci tentang Branding dan Ekonomi Fashion

Branding dan ekonomi fashion adalah dua konsep yang terkait erat dalam industri fashion. Pencitraan merek mengacu pada strategi yang digunakan untuk menciptakan dan mempertahankan citra atau identitas  merek fashion, sedangkan ekonomi fashion mengacu pada analisis dan pengelolaan aspek ekonomi  industri fashion.

 Fashion ramah lingkungan di Yogyakarta merupakan contoh bagaimana branding fashion dapat berkontribusi terhadap pengembangan industri yang berkelanjutan. Kondisi ini menunjukkan bahwa fashion branding  yang berfokus pada nilai-nilai berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran merek fashion dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

(RP5) Menjelajahi tren Fashion terkini, siklus fashion, dan faktor-faktor yang memengaruhi industri

Trend dan siklus fashion terkini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk:

  • Media Sosial: Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook berperan besar dalam menentukan tren fashion. Mereka menyediakan platform bagi desainer dan merek untuk memamerkan koleksi mereka dan mempengaruhi keputusan konsumen saat membeli produk fashion. 
  • Kondisi Ekonomi: Kondisi ekonomi global dan lokal dapat mempengaruhi tren fashion. Misalnya, di masa perekonomian yang sulit, tren fashion yang lebih terjangkau dan gerakan menuju minimalis mungkin menjadi populer. 
  • Perubahan demografi: Perubahan demografi seperti bertambahnya usia, perubahan budaya, dan etnis penduduk juga dapat mempengaruhi tren mode. Industri fashion terus beradaptasi dengan selera berbeda dari kelompok demografi yang berbeda . 
  • Streetwear: Terinspirasi oleh budaya jalanan dan gaya hidup perkotaan,  Streetwear juga memengaruhi trend fashion.

(RP6) Membongkar Rahasia Brand Fashion Mengungkap strategi branding, desain, produksi, dan pemasaran yang sukses

Membangun merek fashion yang sukses memerlukan strategi  komprehensif dan integrasi  berbagai elemen seperti branding, desain, produksi, dan pemasaran. 

Berikut  beberapa tip untuk membantu Anda sukses. 

  • Pengembangan Identitas Merek: Membangun identitas merek yang jelas dan konsisten melalui logo, slogan, dan elemen visual lainnya. Hal ini dapat membantu membedakan merek Anda  dan menciptakan kesadaran merek yang kuat di kalangan konsumen. 
  • Desain yang menarik dan inovatif : Menerapkan desain yang menarik, inovatif dan sesuai dengan tren fashion masa kini. Desain yang baik dapat meningkatkan kesadaran merek dan membuat suatu produk  lebih menarik untuk dibeli. 
  • Produksi berkualitas tinggi: Menerapkan proses produksi  berkualitas tinggi untuk memastikan  produk berkualitas tinggi. Kualitas produk yang prima dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan menjaga loyalitas. 
  • Pemasaran  Strategis: Menerapkan Strategi Pemasaran yang Efektif. Menggunakan media sosial, pemasaran influencer, dan kampanye iklan yang sesuai dengan kelompok sasaran Anda. Pemasaran  strategis  meningkatkan kesadaran merek dan meningkatkan penjualan.

(RP7) Mempelajari model bisnis, rantai pasokan, dan pengelolaan keuangan dalam industri fashion.

Berikut adalah beberapa aspek yang perlu dipahami dalam mempelajari model bisnis, rantai pasokan, dan pengelolaan keuangan dalam industri fashion:

Model pasokan:

  • Strategi Pemasaran Model Bisnis: Industri fashion memerlukan strategi pemasaran yang efektif untuk memenuhi permintaan pasar yang dinamis dan terus berubah. Strategi ini melibatkan analisis pasar, mengidentifikasi tren mode, dan mengembangkan produk yang memenuhi kebutuhan konsumen. 
  • Analisis Tren Mode: Analisis Tren Mode membantu perusahaan mode mengidentifikasi dan melacak tren mode yang berubah dengan cepat. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan produk yang memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan kesadaran merek. 

Rantai pasokan:

  • Tautan Pemasok: Rantai pasokan fashion memerlukan hubungan yang erat dengan pemasok untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang tepat waktu dan berkualitas tinggi. Kolaborasi ini membantu perusahaan mengoptimalkan kinerja rantai pasokan dan mengurangi biaya. 
  • Manajemen Inventaris: Manajemen inventaris yang efektif dalam rantai pasokan mode memungkinkan perusahaan mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi operasional. Hal ini dapat dicapai melalui pemanfaatan teknologi informasi dan analisis data yang tepat. 

Pengelolaan keuangan:

  • Pengendalian Biaya: Pengendalian biaya yang efektif dalam industri fashion memungkinkan perusahaan mengurangi biaya dan meningkatkan keuntungan. Hal ini dapat dicapai melalui analisis biaya yang tepat dan optimalisasi kinerja rantai pasokan. 
  • Manajemen Keuangan yang Efektif: Manajemen keuangan yang efektif di industri fashion memungkinkan perusahaan mengelola keuangan mereka dengan lebih baik dan meningkatkan keberlanjutan. Hal ini dapat dicapai dengan menggunakan sistem akuntansi yang tepat dan mengoptimalkan kinerja rantai pasokan.

Saran

Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mengembangkan merek lokal dan kemampuannya di pasar fashion. Mengembangkan strategi yang efektif untuk memasarkan produk fashion, termasuk penggunaan media Internet yang tepat. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya kreativitas dan ekspresi dalam fashion sebagai bentuk ekspresi pribadi. Meningkatkan kesadaran tentang dampak negatif fast fashion dan meningkatkan kesadaran akan alternatif seperti membeli pakaian vintage. Meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi untuk mengembangkan usaha fashion yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Daftar Pustaka

Adiyaksa Lukmanul Hakim, and Emmy Yuniarti Rusadi. 2022. “Kritik Globalisasi: Fenomena Fast Fashion Sebagai Budaya Konsumerisme Pada Kalangan Pemuda Kota Surabaya.” JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL DAN BUDAYA Vol.4.

Daniella C. Sampepajung, and Farhanah Sumardi. 2022. “PEMETAAN PROSES RANTAI PASOK INDUSTRI PAKAIAN BARU DAN PAKAIAN BEKAS.” JURNAL BISNIS, MANAJEMEN, DAN INFORMATIKA VOL 19.

Fani Fakhriyah. 2021. “Analisis bentuk kreativitas iklan brand fashion lokal pada sosial media instagram.” Vol.3.

Hammam Alwi Mahfudz, and O. Hasbiansyah. 2023. “Strategi Branding Startup Kreatifest Indonesia dalam Membangun Brand Image.” Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Vo3.

Husna Afifah, and Fatchur Rohman. 2022. “PENERAPAN STRATEGI BISNIS PADA USAHA FASHION KIAPIX.” JURNAL KEWIRAUSAHAAN DAN INOVASI Vol.1.

Rochman Achwan. 2014. “Dunia Seni: Industri Kreatif Fesyen di Bandung dan Bali Dua Dunia Seni: Industri Kreatif Fesyen di Bandung dan Bali.” Jurnal Sosioogi Vol.19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *